Oleh Chichi Sukardjo, M.Psi.
Konselor Psikologi Islami berbasis Asmaul Husna
Jumat, 8 Mei 2026
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Sahabat, pernahkah kamu merasa cemas, overthinking, dan merasa mendengar suara-suara bising (inner noise) dari dalam diri kamu sendiri?
Padahal… Tidak ada yang benar-benar terjadi. Tapi pikiran tidak berhenti berbicara.
Satu kemungkinan… jadi sepuluh.
Satu kekhawatiran… jadi cerita panjang di kepala.
Terkadang yang perlu kita sadari sahabat, yang melelahkan itu bukan hidup, melainkan suara di dalam diri kita sendiri.
Dalam psikologi, ini dikenal sebagai rumination, yaitu pikiran yang berputar tanpa solusi, yang justru memperkuat kecemasan. Menurut Susan Nolen-Hoeksema, rumination membuat seseorang semakin tenggelam dalam emosi negatif karena pikirannya terus mengulang hal yang sama.
Tapi… tahukah kamu, kalau Allah ‘Azza wa Jalla itu sudah menyediakan terapinya untuk kita. Coba buka Al-Qur’an surah An-Nās ayat 4: “dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi…”
Bukan suara keras.
Bukan ancaman nyata.
Tapi… bisikan.
Yang pelan,
tapi terus-menerus.
Pernahkah kamu mengalaminya?
Refleksi Al-Qur’an Psikologis (AQP)
Sahabat, tidak semua yang ada di pikiranmu adalah kebenaran. Sebagian hanya… bisikan yang belum kamu sadari. Karena itu, yuuk mulai dengan napas 1 menit Asmaul Husna As-Samii’ untuk meminta Tuhan Yang Maha Mendengar menjaga hati kita dari suara-suara yang menyesatkan. Suara yang berasal dari dalam diri kita sendiri, dan mendekatkan kita pada suara yang menenangkan.
Yaa Samii’… 🤲🕋
Takzim,
-@csukardjo

Leave a Reply