Bau Menyan…
adalah kolom psikologi humor karya Chichi Sukardjo, seorang Penulis & Konselor Psikologi berbasis Asmaul Husna. Ditulis tiap Senin dan Kamis, membahas trauma, fobia, dan self-healing dengan senyuman serta sentuhan Asmaul Husna di setiap akhir tulisan.
“Sebelum hidup menertawakanmu, tertawalah lebih dulu tipis-tipis…”
Kelelahan Kolektif
Senin, 22 Desember 2025
Bismillah ….
Sahabat, kalau akhir-akhir ini kita gampang tersinggung, mudah emosi,
dan membaca chat WA saja rasanya capek…
tenang.
Kita tidak sendirian.
Dan belum tentu kurang iman, lhooo … 😊
Psikologi menyebutnya collective fatigue.
Artinya: capeknya bukan personal, tapi berjamaah.
Bahasa awamnya: badan di kursi, jiwa sudah rebahan sejak pagi.
Ini terjadi ketika stres datang lama, bertubi-tubi, tanpa jeda pemulihan.
Otak bekerja terus dalam mode siaga, seperti satpam yang tidak pernah dapat libur.
Akibatnya?
Nada biasa terdengar nyebelin.
Kritik kecil terasa serangan pribadi.
Dan pertanyaan sederhana seperti
“Kok belum?”
bisa bikin dada langsung panas.
Dalam psikologi ada istilah ego depletion:
energi mental untuk menahan diri
sudah habis dipakai hidup.
Jadi kalau hari ini:
sabar cepat bocor,
empati tinggal sisa,
dan pengen bilang, “Udah deh…”
itu bukan karena kita jahat.
Itu karena baterai emosi lowbat,
tapi masih dipaksa online.
Masalahnya,
saat lelah kolektif,
kita sering salah sasaran.
Marah ke orang terdekat,
padahal yang bikin capek:
keadaan.
Padahal yang dibutuhkan bukan ceramah,
apalagi disuruh positif terus.
Dalam psikologi ada konsep co-regulation:
tenang karena ditemani.
Bukan karena dinasihati.
Kadang cukup:
ada yang duduk bareng,
tidak banyak tanya,
tidak menuntut cepat pulih.
Peduli versi orang capek itu sederhana:
tidak nyolot,
tidak nambah drama,
tidak jadi netizen serba tahu.
Sahabat,
sebelum bereaksi hari ini,
yuk beri jeda kecil.
(Tarik napas pelan.
Tahan sebentar.
Hembuskan.)
Ya Al-Halim,
Engkau Maha Penyantun,
yang tidak tergesa menilai,
ajari kami
menunda reaksi
saat emosi ingin nyelonong duluan.
(Tarik napas sekali lagi, tahan dan hembuskan.)
Robbana,
jika hari ini kami belum sanggup berbuat banyak,
cukupkanlah
dengan tidak bikin orang lain
ikut capek.
Aamiin Allahuma aamiin.
Takzim,
–@csukardjo

Leave a Reply