Bau Menyan

bau menyan

Bau Menyan...

adalah kolom psikologi humor karya Chichi Sukardjo, seorang Penulis & Konselor Psikologi berbasis Asmaul Husna.  Ditulis tiap Senin dan Kamis, membahas trauma, fobia, dan self-healing dengan senyuman serta sentuhan Asmaul Husna di setiap akhir tulisan.

“Sebelum hidup menertawakanmu, tertawalah lebih dulu tipis-tipis…”

Overthinking dan Menyan Digital

Bismillah ….

Kadang aku mikir, mungkin otak manusia modern tuh udah kayak kompor gas: nyala terus, tapi nggak tahu kapan dimatiin.
Belum juga sarapan, udah mikir: “Tadi aku salah ngomong nggak, ya?”
Belum juga tidur, udah takut: “Besok macet gak ya? Ada meeting penting … ” 

Kamu udah tahu belom? Dulu orang kampung kalo mau “menenangkan diri”, bakar menyan, tutup mata, dan diam. Sekarang? Orang kota bakar kuota, scroll medsos, dan tetap nggak bisa diam. Makanya lahirlah generasi menyan digital … hihihi …. aromanya bukan kemenyan, tapi notifikasi. Betul nggak?

Lucunya, dalam psikologi, overthinking itu bukan tanda kamu cerdas lhooo… Itu tanda kamu nggak percaya sama dirimu sendiri. Iiihh …. beneran!
Kamu nih merasa semua hal harus dipikirin, padahal sebagian besar cuma butuh dijalanin aja.

Sebenarnya, kalo kita mau jujur, sebagian dari overthinking itu cuma bentuk coping mechanism biar kita nggak ngerasa gagal.
Kita sibuk mikirin masa depan supaya nggak perlu ngadepin kekosongan saat ini.
Padahal… justru di momen kosong itu, Tuhan sering nyelipin jawaban.
Tapi siapa yang sempat denger kalau notifikasi belum dimatiin? Hayoooo ngakuuu …

Jadi, mulai malam ini, sebelum tidur, coba deh uninstall sementara segala kekhawatiran kamu itu. Hening itu bukan tanda kamu mati gaya, tapi tanda kamu siap disapa oleh-Nya.

Udah siap? Yuukk ….

Ya Halim, lembutkan pikiranku yang sibuk, agar aku bisa mendengar-Mu di antara bisingnya notifikasi. Aamiin Allahuma aamiin.

Takzim,

-@csukardjo

Yuk, Mulai Healing Dirimu Sekarang!